Nadia terlahir sebagai Agus Widoyo. Lahir di Semarang 14 Agustus 1979, Nadia terlahir sebagai laki-laki. Pada 2005 dia melakukan operasi kelamin dan kemudian mengajukan pergantian status kelaminnya di Pengadilan Negeri Batang. Pengadilan pun mengesahkan Nadia sebagai seorang perempuan pada 22 Desember 200
Bagi Nadia Ilmira Arkadia, keputusan mengganti kelamin bukan sekadar persoalan memuaskan keinginannya menjadi seorang wanita. Langkahnya ke ruang operasi di RS Soetomo Surabaya pada 2005 lalu, juga berarti pertaruhan nyawa.
Setumpuk risiko dalam tindakan operasi di bagian vital nya ini bakal membuat hidupnya lebih hancur. Jika selama ini dia sering dicerca karena bakat kebanciannya, saat operasi gagal, cacat baru di tubuhnya sudah menunggu.
Pascaoperasi, Nadia yang senang dipanggil Dea ini, diharuskan menjalani terapi hormon secara rutin dengan mengonsumsi hormon. Itu dilakukan lantaran saat operasi testisnya ikut diangkat.Testis itu merupakan bagian penting dari reproduksi laki-laki karena menjadi pusat hormon testosterone.
“Saya tidak pernah minta secara langsung izin dari orang tua saya”; kata Nadia
Apakah Tuhan akan menerima keputusanku ini ???……
HAKIM TELAH MENGAMBIL KEPUTUSAN MELEBIHI DARI TUHAN UNTUK MENGESAHKAN













Selamat Tahun Baru
Masalah ini memang cukup kompleks, di satu sisi memang sesungguhnya dapat dipahami bahwa sangat sulit sekali untuk menghindari perasaan atau sifat yang dominan. Namun bagaimanapun juga saya percaya jika kita sebagai makhluk ciptaan-Nya sesungguhnya diberi kemampuan untuk mengendalikan perasaan kita sendiri. Jika merasa tak mampu untuk mengendalikannya, maka saya rasa pendekatan diri kepada Sang Pencipta adalah jawabannya. Selanjutnya, biarlah jadi tanggung jawab manusia tersebut di hadapan Pencipta-Nya…
Buat Blog